RSS
Facebook
Twitter

Sabtu, 13 Juni 2015

ARTIKEL SENI II

Artikel Tentang Seni

SENI
Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreativitas manusia. Seni juga dapat diartikan dengan sesuatu yang diciptakan manusia yang mengandung unsur keindahan.
PENGERTIAN SENI
Berikut pengertian seni menurut beberapa ahli :
1.       Seni adalah peniruan terhadap alam tetapi sifatnya harus ideal (Aristoteles).
2.      Seni adalah hasil peniruan alam dengan segala seginya (Plato dan Rousseau).
3.      Seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dari perasaan dan sifat indah, sehingga menggerakan jiwa perasaan manusia (Ki Hajar Dewantara).
4.      Seni adalah kegiatan rohani yang mereflesikan realitas dalam suatu karya yang bentuk dan isinya mempunya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam rohaninya penerimanya (Ahdian Karta Miharja).
5.      Seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan menggunakan media bidang,garis,warna,tekstur,volume dan gelap terang (Drs. Sudarmaji).
6.      Seni adalah hasil ungkapan emosi yang ingin di sampaikan kepada orang lain dalam kesadaran hidup bermasyarakat/berkelompok (Drs Popo Iskandar).
7.      Seni adalah aktivitas batin dengan pengalaman estetika yang menyatakan dalam bentuk agung yang mempunyai daya membangkitkan rasa takjub dan haru (Prof. Drs. Suwaji bastomi).
8.      Seni adalah penciptaan segala hal atau benda yang karena keindahannya orang senang melihatnya atau mendengarnya (Ensiklopedia Indonesia).
9.      Seni adalah segala usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan. Menurut tiap orang senang dengan seni music meskipun seni musik adalah seni yang paling abstrak (Schopenhauer).
10.   Seni adalah kegiatan rohani atau aktivitas batin yang di refleksikan dalam bentuk karya yang dapat membangkitkan perasaan orang lain yang melihat atau mendengarkannya (Eric Ariyanto).


MACAM – MACAM SENI
1.       Seni Rupa
2.      Seni Musik
3.      Seni Teater
4.      Seni Tari
5.      Kerajinan Tangan
6.      Seni Berwawasan Teknologi
SENI RUPA
Seni rupa merupakan salah satu cabang kesenian. Seni rupa memiliki wujud pasti dan tetap yakni dengan memanfaatkan unsur rupa sebagai salah satu wujud yang diklasifikasikan ke dalam bentuk gambar, lukis, patung, grafis, kerajinan tangan, kriya, dan multimedia.
Kompetensi dasar yang harus dicapai bidang seni rupa adalah meliputi kemampuan memahami dan berkarya lukis, kemampuan memahami dan membuat patung, kemampuan memahami dan berkarya grafis ,kemampuan memahami dan membuat kerajinan tangan, serta kemampuan memahami dan berkarya atau membuat sarana multimedia. Terminologi in pada dasarnya telah ditetapkan sebagai kecakapan seseorang yang mampu menguasai bidang kerupawanan.
Seni rupa telah mengakar mulai zaman animisme dan dinamisme hingga jaman melenium.Seni Rupa menjadi salah satu bagian cabang seni yang secara performatif mempresentasikan wujud yang kasat mata. Ilusi tentang wujud dapat diserap dan dirasakan ke dalam klasifikasi bentuk seperti telah disebut pada bagian atas. Representasi bentuk seni rupa dipertimbangkan secara sinergis melalui perhelatan media yang digunakan sebagai dasar perwujudan rupa. Secara kontekstual seni rupa merupakan wujud mediasi bentuk kasat mata yang dekat ke arah perlambang gambar, lukis, patung, kerajinan tangan kriya dan multimedia. berhubungan dengan unsur cabang kesenian.
PENGERTIAN SENI RUPA
Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garisbidangbentukvolumewarnatekstur, dan pencahayaan dengan acuanestetika.
Seni rupa dibedakan ke dalam tiga kategori, yaitu seni rupa murni atau seni murni,kriya, dan desain. Seni rupa murni mengacu kepada karya-karya yang hanya untuk tujuan pemuasan eksresi pribadi, sementara kriya dan desain lebih menitikberatkan fungsi dan kemudahan produksi.
Secara kasar terjemahan seni rupa di dalam Bahasa Inggris adalah fine art. Namun sesuai perkembangan dunia seni modern, istilah fine art menjadi lebih spesifik kepada pengertian seni rupa murni untuk kemudian menggabungkannya dengan desain dan kriya ke dalam bahasan visual arts.
PEMBAGIAN DAN BIDANG SENI RUPA
Di dalam perkembangannya, seni rupa itu ternyata mengalami perluasan pemahaman, di mana ruang lingkup seni rupa yang sesungguhnya menjadi semakin luas. Teknologi komputer dan multimedia membuat perkembangan seni rupa ikut mengalami kemajuan dalam teknik pembuatan berbagai seni rupa.
Oleh karena itu pula, akhirnya bidang seni rupa dibedakan menjadi tiga kelompok kategori, yaitu seni rupa murni, seni rupa kriya, dan seni rupa dalam bentuk desain. Secara lengkap, pembagian bidang dalam seni rupa, yaitu:
  • Seni rupa murni terdiri dari seni grafis, seni patung, seni keramik, seni film, seni koreografi, seni lukis, seni instalasi, seni pertunjukan, dan seni fotografi.
  • Seni rupa dalam bidang desain, yaitu seni rupa yang berupa desain produk, desain interior, desain busana, desain grafis, dan arsitektur.
  • Seni kriya antara lain kriya tekstil, kriya kayu, kriya keramik, dan kriyak rotan.
Dari ketiga bidang yang terbagi tadi, maka akan tercipta berbagai seni yang jelas memiliki ciri khas dan keunikannya sendiri-sendiri. Masing-masing bidang seni rupa tersebut akan mengkhususkan dirinya pada karya seni yang memiliki tujuan tersendiri dari para pekerja seni yang bekerja di bidang tersebut.
PERANAN SENI RUPA DALAM MASYARAKAT
Memang jika dilihat kembali pengertian seni rupa yang merupakan suatu cabang dari seni ini seolah-olah membuat peran seni rupa hanyalah sebagian kecil saja dari keseluruhan seni murni yang dapat diciptakan. Padahal, seni rupa ini memegang peranan yang sangat besar di dalam kehidupan masyarakat di mana hampir semua peralatan, perabotan bahkan perlengkapan yang kita gunakan di dalam kehidupan kita rata-rata merupakan produk hasil dari seni rupa.
Bayangkan saja, apa jadinya kehidupan manusia secara umum jika seni rupa ini tidak pernah ditemukan? Mungkin saat ini kita tidak akan mengenal kursi makan di mana kita bisa menikmati makanan kita dengan nyaman.
Atau mungkin, kita masih tidur beralaskan tanah karena belum ada seni keramik yang menciptakan berbagai jenis keramik yang menjadi lantai rumah kita. Tidak hanya itu saja, seni arsitektur yang juga termasuk di dalam pengertian rupa sesungguhnya mungkin tidak akan pernah menemukan berbagai bentuk dan desain bangunan rumah.
Seni rupa, mau tidak mau memegang peranan dan fungsi yang sangat besar dalam memudahkan kehidupan manusia. Bahkan jika seni desain tidak ditemukan, mungkin mobil yang saat ini kita gunakan hanya berbentuk seperti sebuha gerobak tanpa ada interior desain yang menarik.
Pengertian seni rupa ini tidak hanya bagi para pelajar yang masih duduk di bangku sekolah. Masyarakat umum pun seharusnya juga mengenal dan mengetahui pengertian seni rupa yang sesungguhnya. Sehingga dalam penerapan di kehidupan nyata, akan ada lebih banyak masyarakat lagi yang menghargai hasil seni rupa di dalam kehidupannya.
UNSUR – UNSUR SENI RUPA
Unsur-unsur yang menjadi dasar karya seni rupa antara lain adalah titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang.
1. Titik
Titik adalah unsur seni rupa yang paling dasar. Titik dapat melahirkan suatu wujud dari ide-ide atau gagasan yang kemudian akan melahirkan garis, bentuk, atau bidang. Teknik lukisan yang menggunakan kombinasi berbagai variasi ukuran dan warna titik dikenal dengan sebutan Pointilisme.
2. Garis
Menurut jenisnya, garis dapat dibedakan menjadi garis lurus, lengkung, panjang, pendek, horizontal, vertikal, diagonal, berombak, putus-putus, patah-patah, spiral dan Iain-Iain. Kesan yang ditimbulkan dari macam-macam garis dapat berbeda-beda, misalnya garis lurus berkesan tegak dan keras, garis lengkung berkesan lembut dan lentur, garis patah-patah berkesan kaku, dan garis spiral berkesan lentur.
Sedangkan menurut wujudnya garis dapat dibedakan menjadi:
a. Garis nyata, merupakan garis yang dihasilkan dari coretan atau goresan lengkung.
b. Garis semu, merupakan garis yang muncul karena adanya kesan balans pada bidang, warna atau ruang.
3. Bidang
Bidang merupakan pengembangan garis yang membatasi suatu bentuk sehingga membentuk bidang yang melingkupi dari beberapa sisi. Bidang mempunyai sisi panjang dan lebar, serta memiliki ukuran.
4. Bentuk
Bentuk juga dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu:
a. Bentuk geometris
Bentuk geometris merupakan bentuk yang terdapat pada ilmu ukur meliputi:
1. Bentuk kubistis, contohnya kubus dan balok.
2. Bentuk silindris, contohnya tabung, kerucut, dan bola.
b. Bentuk nongeometris
Bentuk nongeometris berupa bentuk yang meniru bentuk alam, misalnya manusia, tumbuhan, dan hewan.
5. Ruang
Ruang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu: Ruang dalam bentuk nyata, misalnya ruangan pada kamar, ruangan pada patung. Ruang dalam bentuk khayalan (ilusi), misalnya ruangan yang terkesan dari sebuah lukisan.

6. Warna
Kesan yang timbul oleh pantulan cahaya pada mata disebut warna. Warna dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
a. Warna pokok atau primer, yaitu warna yang tidak berasal dari warna apapun, meliputi warna merah,kuning, dan biru.
b. Warna sekunder merupakan campuran dari warna primer.
Contoh:
merah + kuning : jingga
biru + kuning : hijau
merah + biru : ungu
c. Warna tersier merupakan hasil campuran antara warna primer dan warna sekunder.
Contoh:
kuning + hijau : kuning kehijau-hijauan
biru + ungu : ungu kebiruan
jingga + merah : jingga kemerahan
Selain jenis-jenis warna di atas terdapat pula warna netral, yaitu warna putih dan hitam.
7. Tekstur
Tekstur adalah sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada sebuah karya seni rupa. Setiap benda mempunyai sifat permukaan yang berbeda. Tekstur dibedakan menjadi tekstur nyata dan tekstur semu.Tekstur nyata adalah nilai raba yang sama antara penglihatan dan rabaan. Sedangkan tekstur semu adalah kesan yang berbeda antara penglihatan dan perabaan.
8. Gelap Terang
Suatu objek bisa memiliki intensitas cahaya yang berbeda pada setiap bagiannya. Demikian pula pada karya seni rupa. Seperti lukisan pemandangan alam. Adanya perbedaan intensitas cahaya akan menimbulkan kesan mendalam.
PRINSIP - PRINSIP SENI RUPA
Terdapat beberapa prinsip dalam menyusun komposisi suatu bentuk karya seni rupa, yaitu:
1. Kesatuan (unity)
Kesatuan adalah pertautan bagian-bagian dalam sebuah karya seni rupa. Kesatuan merupakan prinsip yang utama di mana unsur-unsur seni rupa saling menunjang satu sama lain dalam membentuk komposisi yang bagus dan serasi. Untuk menyusun satu kesatuan setiap unsur tidak harus sama dan seragam, tetapi unsur-unsur dapat berbeda atau bervariasi sehingga menjadi susunan yang memiliki kesatuan.
2. Keselarasan (harmony)
Keselarasan adalah hubungan kedekatan unsur-unsur yang berbeda baik bentuk maupun warna untuk menciptakan keselarasan.
3. Penekanan (kontras)
Penekanan adalah kesan yang diperoleh karena adanya dua unsur yang berlawanan.Perbedaan yang mencolok pada warna, bentuk, dan ukuran akan memberikan kesan yang tidak monoton.
4. Irama (rhytm)
Irama adalah pengulangan satu atau beberapa unsur secara teratur dan terus-menerus. Susunan atau perulangan dari unsur-unsur rupa yang diatur, berupa susunan garis, susunan bentuk atau susunan variasi warna. Perulangan unsur yang bentuk dan peletakannya sama akan terasa statis, sedangkan susunan yang diletakkan bervariasi pada ukuran, warna, tekstur, dan jarak akan mendapatkan susunan dengan irama yang harmonis.
5. Gradasi
Gradasi adalah penyusunan warna berdasar kantingkat perpaduan berbagai warna secara berangsur-angsur.
6. Proporsi
Proporsi atau kesebandingan yaitu membandingkan bagian-bagian satu dengan bagian lainnya secara
keseluruhan. Misalnya membandingkan ukuran tubuh dengan kepala, ukuran objek dengan ukuran latar, dan kesesuaian ukuran objek satu dengan objek lainnya yang dekat maupun yang jauh letaknya.
7. Keserasian
Keserasian merupakan prinsip yang digunakan untuk menyatukan unsur-unsur rupa walaupun
berasal dari berbagai bentuk yang berbeda. Tujuan keserasian adalah menciptakan keselarasan dan
keharmonisan dari unsur-unsur yang berbeda.
8. Komposisi
Komposisi adalah menyusun unsur-unsur rupa dengan mengorganisasikannya menjadi susunan yang bagus, teratur, dan serasi.
9. Keseimbangan (balance)
Keseimbangan adalah kesan yang didapat dari suatu susunan yang diatur sedemikian rupa sehingga terdapat daya tarik yang sama pada tiap-tiap sisi susunan.
10. Aksentuasi
Aksentuasi adalah unsur yang sangat menonjol atau berbeda dengan unsur-unsur yang ada di sekitamya.

ARTIKEL SENI I

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni yang dapat dilihat oleh mata dan dirasakan oleh rabaan. Seni rupa merupakan hasil olahan titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika. Contoh seni rupa adalah keramik, lukisan, gambar, patung, desain grafis, ukiran, fotografi, video, arsitektur, dll. Seni rupa terbagi menjadi beberapa kategori yaitu seni rupa murni, seni rupa terapan, seni kriya, dan seni desain.
1. Pengertian Seni Rupa
Menurut Koentjaraningrat, seni adalah suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai, nilai, norma-norma, dan peraturan dimana kompleks aktivitas dan tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat dan biasanya berwujud benda-benda hasil manusia. Sedangkan pengertian rupa adalah bentuk atau bidang. Jadi, seni rupa memiliki arti suatu seni yang diekspresikan dalam bentuk atau pada bidang tertentu. Sedangkan jenis seni bermacam-macam. Ada seni musik, ada seni tari, ada seni teater, dan tentu saja seni rupa.
Dalam bahasa Inggris, seni rupa disebut visual arts yang berarti “seni yang terlihat”. Walaupun semua jenis seni sesungguhnya dapat dilihat secara visual (misalnya, seni tari juga dapat terlihat oleh mata), tetapi arti kata visual arts tetap merujuk pada seni yang memiliki bentuk atau rupa.
2. Sejarah Seni Rupa
Sejarah seni rupa memang sangat berkaitan erat dengan perkembangan peradaban manusia. Karena antara seni dan peradaban saling memberi dan menerima pengaruh. Seni rupa juga dapat dikatakan sebagai bagian budaya yang tua. Dalam batas-batas tertentu, seni rupa telah ada sejak manusia mengenal peradaban. Perkembangan seni rupa dapat dirunut sejak zaman purbakala hingga era modern.
Seni rupa sejak ada sejak zaman prasejarah. Hal ini terbukti dengan ditemukannya berbagai lukisan purbakala pada dinding atau langit gua yang dulu pernah ditinggali manusia pada zaman prasejarah. Gua tersebut terdapat di Perancis Selatan dan Spanyol Utara. Di Indonesia juga ditemukan gua seperti itu contohnya di daerah Leang-Leang. Mereka membuat gambar tersebut dengan cara menggores dinding gua dengan menggunakan batu tajam. Kemudian goresan tersebut diberi warna dengan menggunakan batu dangklik dan diberi perekat berupa lemak hewan.
Bangsa-bangsa timur seperti India, Mesir, Persia, Babilonia, Romawi, Yunani, dll merupakan bangsa dengan peradaban yang sudah sangat maju pada zamannya. Perkembangan seni rupa juga sangat pesat di jaman tersebut. Bukti-bukti peninggalan seni rupanya kebanyakan ditemukan dalam bentuk arsitektur (bangunan). Contohnya adalah piramida, sphinx, makam para bangsawan, patung, kuil, dll. Selain itu, ditemukan juga relief, keramik, perhiasan, dan bahkan lukisan di peradaban bangsa Yunani dan Romawi kuno. Karya bangsa Romawi kebanyakan ditemukan di rumah-rumah bangsawan di kota Pompei.
Seni bangunan India yang terkenal adalah Stamba (tugu Asoka), stupa, kuil Budha. Seni patung di India banyak dipengaruhi oleh kesenian Yunani-Romawi, walaupun kebanyakan patungnya berupa dewa-dewa Hindu dan patung Budha. Karena sebelumnya India belum mengenal patung.
Pada abad pertengahan, kebanyakan seni rupa dipengaruhi oleh agama Nasrani (Kristen). Hal ini dilihat pada arsitektur gereja-gereja yang sangat artistik. Selanjutnya, perkembangan seni rupa juga dipengaruhi oleh berbagai penemuan teknologi. Salah satu seniman yang terkenal pada jaman ini adalah Leonardo da Vinci. Lukisan menjadi salah satu karya seni rupa pada masa itu yang paling bernilai hingga kini.
Kemudian setelah ditemukannya komputer pada akhir abad ke-20, banyak muncul jenis kesenian yang baru atau berkembang pesat dari sebelumnya. Contohnya seni grafis, seni fotografi, seni perfilman, dll. Pada masa kini, kita hampir bisa membuat karya seni rupa dengan kreativitas yang tiada batas dengan adanya penemuan komputer ini.
3. Cabang-Cabang Seni Rupa
Seni rupa terbagi menjadi beberapa cabang yaitu seni rupa murni, seni rupa terapan, seni desain, dan seni kriya.

3.1. Seni Rupa Murni

(Artikel Lengkap: seni rupa murni)
Seni rupa murni adalah seni rupa yang diciptakan hanya untuk dinikmati nilai estetikanya. Seni rupa murni tidak dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karya seni rupa murni diciptakan berdasarkan kreativitas dan ekspresi pribadi pembuatnya. Contoh seni rupa murni adalah lukisan, kaligrafi, patung, keramik, dll.

3.2. Seni Rupa Terapan

(Artikel Lengkap: seni rupa terapan)
Seni rupa terapan adalah seni rupa yang diciptakan untuk dinikmati nilai estetikanya sekaligus dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya seni rupa terapan digunakan sebagai alat-alat upacara atau sebagai pemenuh kebutuhan sehari-hari. contoh seni rupa terapa adalah ukiran, patung, batik, dll.

3.3. Seni Desain

Seni desain adalah seni tata letak atau perancangan. Desain merupakan awal dari suatu produk yang sudah jadi. Namun, pengertian seni desain sekarang lebih sering digunakan untuk menunjukkan proses perancangan karya-karya seni rupa terapan.

3.4. Seni Kriya

Seni kriya adalah cabang seni yang menekankan pada keterampilan tangan yang tinggi dalam proses pengerjaannya. Seni kriya berasal dari kata “Kr” (bhs Sanskerta) yang berarti ‘mengerjakan’, dari akar kata tersebut kemudian menjadi karya, kriya dan kerja. Dalam arti khusus adalah mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan benda atau obyek yang bernilai seni. Contoh seni kriya adalah kriya tekstil (tenunan), kriya kayu (ukiran), dan kriya keramik (gerabah, piring).
4. Pendidikan Seni Rupa
Pendidikan tentang seni rupa sudah ada sejak jaman Renaissance. Kemudian pada perkembangannya terdapat sekolah seni dan fakultas seni rupa. Di Indonesia juga terdapat banyak fakultas seni rupa. Ilmu seni rupa mengkaji penelitian di bidang seni rupa, mengembangkannya, dan menerapkannya pada masyarakat.
Berbagai fakultas seni rupa diadakan menyadari Indonesia merupakan negara yang memiliki sangat banyak budaya dan tentunya keseniannya juga bermacam-macam. Maka dari itu dibutuhkan penelitian untuk memberikan pengetahuan tentang seni tersebut. Pada akhirnya, seluruh kebudayaan Indonesia telah diketahui sehingga kelestariannya bisa dijaga dengan baik.
5. Jenis-Jenis Seni Rupa
Seni rupa terdiri dari beberaa jenis. Ada seni rupa tradisional, seni rupa modern, dan seni rupa kontemporer.

5.1. Seni Rupa Tradisional

Seni rupa tradisional adalah seni rupa yang menjaga bagian dari tradisi luhur masyarakat. Seni rupa tradisional sudah ada sejak turun-temurun dan sudah menjadi tradisi di masyarakat. Ciri khas suatu suku atau bangsa bisa dilihat dari seni rupa tradisionalnya.

5.2. Seni Rupa Modern

Seni rupa modern adalah seni rupa yang tidak dibatasi oleh suku atau budaya setempat. Seni rupa modern bersifat universal dan tetap berdasarkan filosofi seni rupa, namun jangkauan penjabaran visualisasinya tidak terbatas.

5.3. Seni Rupa Kontemporer

Seni rupa kontemporer adalah salah satu seni yang terpengaruh dampak modernisasi. Kontemporer itu artinya kekinian, modern atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini. Jadi seni kontemporer adalah seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang. Lukisan kontemporer adalah karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui. Misalnya lukisan yang tidak lagi terikat pada Rennaissance. Begitu pula dengan tarian, lebih kreatif dan modern.


Sumber:
Judul
Alamat
1. Seni rupa http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_rupa
2. Visual arts http://en.wikipedia.org/wiki/Visual_arts
3. Pengertian seni rupa menurut para ahli? http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20130829050116AATP3bV
4. Aliran-aliran Seni Rupa, Tokoh, dan Contoh Karya http://desxripsi.blogspot.com/2012/07/aliran-aliran-seni-rupa-tokoh-dan.html
5. SEJARAH PERKEMBANGAN SENI RUPA http://senibudayasmktap.blogspot.com/2013/07/sejarah-perkembangan-seni-rupa.html
6. Sejarah Seni Rupa, Tanpanya Dunia Terasa Hampa http://www.anneahira.com/sejarah-seni-rupa.htm
7. Pengertian Seni Rupa Murni dan Terapan http://sciencevarious.blogspot.com/2011/11/pengertian-seni-rupa-murni-dan-terapan.html
8. PENGERTIAN SENI RUPA DAN CABANG-CABANGNYA http://yokimirantiyo.blogspot.com/2013/04/pengertian-seni-rupa-dan-cabang.html
9. pengertian seni desain http://kaplak01.blogspot.com/2012/03/pengertian-seni-desain.html
10. Program Doktor Ilmu Seni Rupa dan Desain http://www.fsrd.itb.ac.id/?page_id=11
11. Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa http://pasca.ugm.ac.id/v2.1/prodi/id/1
12. Pengertian Seni Rupa Tradisional, Modern dan Kontemporer http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/01/28/pengertian-seni-rupa-tradisional-modern-dan-kontemporer/

tutor ms EXCEL

 ms EXCEL
Untuk membuka Excel 2007 ikuti langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Klik tombol Start pada windows taksbar
  2. Klik All Program => Microsoft Office =>Microsoft Excel 2007
  3. Tunggu beberapa saat maka akan keluar tampilan area kerja Excel 2007
Komponen Microsoft Excel

  • Office Button adalah tombol yang terdiri dari perintah-perintah standar seperti membuka workbook, menyimpan workbook, mencetak workbook dan sebagainya
  • Quick Access Toolbars adalah toolbar yang berisi sejumlah penting yang dapat ditambahkan sesuai kelompoknya
  • Tab adalah bagian yang berbentuk tabulasi yang berisi sejumlah perintah sesuai keperluan
  • Formula Bar adalah baris rumus untuk menampilkan isi sel yang sedang aktif atau untuk menulis rumus perhitungan data
  • Cells/sel adalah perpotongan antara baris dan kolom
  • Baris mengacu pada posisi baris untuk sebuah sel atau range
  • Kolom mengacu pada posisi kolom untuk sebuah sel atau range
  • Tab Worksheet adalah tab halaman kerja (worksheet)
  • View Shortcut adalah bagian fasilitas untuk mengatur penampilan workbook, seperti page break preview, page layout dan normal
  • Zoom Slider adalah bagian fasilitas untuk mengatur media tampilan workbook (memperbesar atau memperkecil)
Membuka File Excel 2007
  • Untuk membuka file yang sudah tersimpan klik Office Button dan klik tombol Open, maka akan tampil kotak dialog Open
  • Pilih file yang ingin dibuka dengan menentukan letak foldernya terlebih dahulu
  • Klik pada nama file yang ingin dibuka
  • Klik tombol Open, maka file yang tadi dipilih akan dibuka oleh Excel 2007
  • Alternatif lain dengan tekan Ctrl-O maka kotak dialog Open akan terbuka
Membuat Dokumen Baru Excel 2007
  • Dokumen dalam Excel memiliki istilah Workbook, dan di dalam Workbook terdapat halaman-halaman yang disebut Worksheet
  • Untuk membuat dokumen baru, klik Office Button, klik tombol New kemudian klik Create
  • Klik 2 kali pada icon Blank Document untuk membuka dokumen baru
  • Jendela siap untuk digunakan pengetikan
  • Alternatif lain bisa langsung tekan Ctrl-N maka dokumen baru akan ditampilkan di layar anda 
Menyimpan Dokumen Excel 2007
  • Segera setelah memulai pengetikan, sebisa mungkin dilakukan penyimpanan. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kemungkinan kehilangan dokumen
  • Klik Office Button klik tombol Save As
  • Pada layar akan ditampilkan kotak dialog Save. Ketikkan nama file dokumen dan klik Save
Alternatif lain bisa langsung tekan Ctrl-S maka kotak dialog Save akan terbuka
Jenis-jenis Data yang dapat dimasukkan pada ms.excel
  • Data label(text) adalah data yang tidak dapat dioperasikan secara matematis, yaitu: huruf (abjad); notasi dan simbol; kombinasi angka dan huruf; tanda baca; serta angka yang penulisannya diawali oleh tanda petik. Contoh: nama, “alamat”, nama & kelas, d.l.l.
  • Data Value adalah data yang dapat dioperasikan secara matematis yang terdiri dari angka murni (numeric), rumus (formula) dan fungsi (function).
    • Numeric (angka), berupa angka murni baik positif maupun negatif yang meliputi angka 0 sampai dengan 9 dan karakter: + – . , ( ) dan %. Juga yang diawali dengan karakter mata uang.
      Contoh: $5000
    • Formula (rumus), adalah sebuah aturan perhitungan yang ditentukan sendiri. Penulisan data formula diawali oleh tanda = (sama dengan)
      Contoh: =A1*B2
    • Function (fungsi), adalah rumus yang telah disediakan oleh Excel.
      Contoh: =SUM()
  • Data tanggal (date) dan waktu (time) adalah data tanggal dengan bentuk penulisan =DATE(tahun,bulan,tanggal) dan data jam =TIME(JAM,MENIT,DETIK)

leaflet


fotografi














ms publisher



Senin, 01 Juni 2015

TUGAS 7











TUGAS 6







TUGAS 5.





  • Blogger news

  • Blogroll

  • About